·
Apa
itu CSS?
CSS
(Cascading Style Sheets) merupakan kumpulan kode-kode yang berurutan dan saling
berhubungan untuk mengatur format / tampilan tata letak sebuah halaman web. CSS
ini bersifat embeded pada tag HTML yang artinya menempel atau melekat pada tag
HTML.
·
Lalu
apa perbedaan CSS dengan CSS3?
CSS3
merupakan generasi ke-3 dari perkembangan CSS sebelumnya. Jadi pada dasarnya,
pengertian CSS3 sama saja dengan pengertian CSS generasi paling awal. Akan
tertapi, terdapat beberapa perbedaan yang signifikan yakni terdapat pada
perkembangan CSS3 itu sendiri. Beberapa standar baru untuk CSS3 menggantikan
CSS2 dan mungkin akan membuat kiat dapat bereksplorasi lebih dalam lagi untuk
membuat tampilan situs lebih menarik dan mulai meninggalkan situs yang membuat
menunggu dengan loading yang lama.
CSS3
adalah standar untuk CSS yang paling baru, banyak batasan website design yang
dahulu tidak bisa ditangani oleh CSS sekarang bisa dilakukan dengan CSS3. CSS3
sepenuhnya kompatibel dan pelengkap dari CSS lama, sehingga browser akan selalu
mendukung CSS lama dan Anda tidak harus mengubah desain yang sudah ada.
·
Keuntungan
menggunakan CSS ?
ü Untuk
mengatur dan memperindah tampilan web (lebih rapi).
ü Lebih
praktis dan menghemat penggunaan tag yang berulang-ulang.
ü Bisa
digunakan pada website atau webpage yang lain, misalnya website kita mempunyai
5 halaman (webpage), maka kita tidak perlu membuat pengaturan tampilan atau
menulis ulang code-code untuk mengatur tata letak tampilan pada masing-masing
halaman/page sebanyak lima kali. Kita bisa memanfaatkan code yang sudah ada
dengan memanggil tag CSS yang dibuat pada file terpisah (file.css).
· Kelebihan yang ada pada CSS3 ?
ü CSS3
bisa lebih detail untuk mendeklarasikan objek yang akan diberikan style.
Contohnya di dalam objek ‘blockquote’
bisa membuat (quote) di awal dan akhirnya menggunakan font lebih besar dari
konten blockquote itu sendiri.
ü CSS3
kaya akan fitur untuk animasi dan efek untuk text atau objek, yang sebelumnya
tidak bisa dilakukan oleh CSS2/CSS2.1,
dan bisa menggantikan peran gambar. Standar web 2.0 atau situs interaktif dan
efisien berdasar dari penggunaan CSS.
ü Dengan
CSS3 situs akan bisa lebih berkembang dan bisa lebih interaktif lagi dengan
pengunjung. Bisa mengurangi ukuran file yang di-load dan lebih ringan, secara
otomatis mengurangi bandwidth inbound/outbound situs.
ü CSS3
memiliki fasilitas untuk shadow dari suatu div layout, fitur transparansi,
gradien warna pada border, warna pada teks yang diseleksi, fitur skala
memperkecil atau memperbesar layout, kolom pada teks, dan fitur gradien pada
background.
· Kekurangan CSS3?
Walaupun
CSS3 adalah sebuah standard CSS baru yang membantu kita dalam memudahkan desain
web, tidak semua browser ternyata mensupport CSS3, misalnya MS Internet
Explorer.
· Lalu Pekembangan CSS3 Seperti Apa?
Dari
hasil pengamatan pada beberapa situs yang sudah menerapkan CSS3 + HTML5, dapat
diketahui bahwa fungsi jQuery sepenuhnya akan tergantikan oleh CSS3. Perkiraan
ke depan, tidak ada lagi web yang menggunakan jQuery karena sizenya lebih besar
dibanding CSS3. Bukan cuma jQuery, saat ini penggunaan flash juga mulai
terakusisi dengan semakin berkembangnya CSS3. Menurut saya, CSS3 merupakan
bahasa pemrograman olah digital gambar/citra tingkat tinggi karena dengan CSS3.
Dari
beberapa pengamatan memang terlihat belum semua browser sudah mendukung secara
keseluruhan penggunaan CSS3, namun, masing-masing browser sudah melakukan
proses perkembangan produk agar bisa mendukung penggunaan CSS3.




