Pages

Tuesday, 1 October 2013

CSS3

·           Apa itu CSS?
CSS (Cascading Style Sheets) merupakan kumpulan kode-kode yang berurutan dan saling berhubungan untuk mengatur format / tampilan tata letak sebuah halaman web. CSS ini bersifat embeded pada tag HTML yang artinya menempel atau melekat pada tag HTML.

·         Lalu apa perbedaan CSS dengan CSS3?
CSS3 merupakan generasi ke-3 dari perkembangan CSS sebelumnya. Jadi pada dasarnya, pengertian CSS3 sama saja dengan pengertian CSS generasi paling awal. Akan tertapi, terdapat beberapa perbedaan yang signifikan yakni terdapat pada perkembangan CSS3 itu sendiri. Beberapa standar baru untuk CSS3 menggantikan CSS2 dan mungkin akan membuat kiat dapat bereksplorasi lebih dalam lagi untuk membuat tampilan situs lebih menarik dan mulai meninggalkan situs yang membuat menunggu dengan loading yang lama.

CSS3 adalah standar untuk CSS yang paling baru, banyak batasan website design yang dahulu tidak bisa ditangani oleh CSS sekarang bisa dilakukan dengan CSS3. CSS3 sepenuhnya kompatibel dan pelengkap dari CSS lama, sehingga browser akan selalu mendukung CSS lama dan Anda tidak harus mengubah desain yang sudah ada.

·         Keuntungan menggunakan CSS ?
ü  Untuk mengatur dan memperindah tampilan web (lebih rapi).
ü  Lebih praktis dan menghemat penggunaan tag yang berulang-ulang.
ü  Bisa digunakan pada website atau webpage yang lain, misalnya website kita mempunyai 5 halaman (webpage), maka kita tidak perlu membuat pengaturan tampilan atau menulis ulang code-code untuk mengatur tata letak tampilan pada masing-masing halaman/page sebanyak lima kali. Kita bisa memanfaatkan code yang sudah ada dengan memanggil tag CSS yang dibuat pada file terpisah (file.css).


·      Kelebihan yang ada pada CSS3 ?
ü CSS3 bisa lebih detail untuk mendeklarasikan objek yang akan diberikan style. Contohnya di dalam  objek ‘blockquote’ bisa membuat (quote) di awal dan akhirnya menggunakan font lebih besar dari konten blockquote itu sendiri.
ü CSS3 kaya akan fitur untuk animasi dan efek untuk text atau objek, yang sebelumnya tidak bisa   dilakukan oleh CSS2/CSS2.1, dan bisa menggantikan peran gambar. Standar web 2.0 atau situs interaktif dan efisien berdasar dari penggunaan CSS.
ü Dengan CSS3 situs akan bisa lebih berkembang dan bisa lebih interaktif lagi dengan pengunjung. Bisa  mengurangi ukuran  file yang di-load dan lebih ringan, secara otomatis mengurangi bandwidth inbound/outbound situs.
ü CSS3 memiliki fasilitas untuk shadow dari suatu div layout, fitur transparansi, gradien warna pada border, warna pada teks yang diseleksi, fitur skala memperkecil atau memperbesar layout, kolom pada teks, dan fitur gradien pada background.

·      Kekurangan CSS3?
Walaupun CSS3 adalah sebuah standard CSS baru yang membantu kita dalam memudahkan desain web, tidak semua browser ternyata mensupport CSS3, misalnya MS Internet Explorer.

·      Lalu Pekembangan CSS3 Seperti Apa?
Dari hasil pengamatan pada beberapa situs yang sudah menerapkan CSS3 + HTML5, dapat diketahui bahwa fungsi jQuery sepenuhnya akan tergantikan oleh CSS3. Perkiraan ke depan, tidak ada lagi web yang menggunakan jQuery karena sizenya lebih besar dibanding CSS3. Bukan cuma jQuery, saat ini penggunaan flash juga mulai terakusisi dengan semakin berkembangnya CSS3. Menurut saya, CSS3 merupakan bahasa pemrograman olah digital gambar/citra tingkat tinggi karena dengan CSS3.
Dari beberapa pengamatan memang terlihat belum semua browser sudah mendukung secara keseluruhan penggunaan CSS3, namun, masing-masing browser sudah melakukan proses perkembangan produk agar bisa mendukung penggunaan CSS3.

HTML5


·         Apa itu HTML5?
HTML5 adalah suatu spesifikasi atau standard yang dikeluarkan oleh W3C (World Wide Web Consortium) sebagai revisi dari standard HTML. Saat ini ditulis kita banyak menjumpai aplikasi web yang masih menggunakan standard HTML4 namun beberapa sudah mulai migrasi ke standard web HTML5.

Standard HTML4 yang dijumpai banyak memiliki kelemahan untuk mendukung aplikasi web yang interaktif. Akibat hal ini banyak orang menambahkan fitur baru baik disisi aplikasi web ataupun disisi browser. Solusi ini dikenal dengan plugin dan salah satunya adalah Flash dan Silverlight.

Semakin menjamurnya plugin didalam aplikasi atau browser membuat aplikasi web ini susah untuk menembus banyak browser. Hal ini dikarenakan setiap plugin mempunyai cara yang berbeda-beda, sebagai contoh kita ingin memasang plugin flash untuk sharing video.

Kalau sebelumnya kita menggunakan plugin Flash dari Adobe untuk menjalankan aplikasi web pada browser maka lain caranya bila kita menggunakan Silverlight. Teknologi Silverlight dikembangkan oleh Microsoft.

Dengan adanya permasalahan tersebut HTML5 mencoba untuk menyederhanakan kompleksitas penggunaan media video dengan standard baru yaitu penggunaan tag <video>. Dengan fitur baru ini maka kita cukup menulis script untuk menjalankan file video.

Isu bagaimana menjalankan file video pada aplikasi web merupakan salah satu contoh bagaimana HTML4 tidak dapat mencakup masalah ini dan masih banyak lagi isu pada HTML4. Oleh karena itu, kita sudah saatnya memanfaatkan HTML5 sebagai standard aplikasi web kita.

·         Apakah Browser Saya Support HTML5?
Bagaimana caranya untuk menguji apakah browser yang anda install itu sudah support HTML5 atau tidak dan seberapa banyak fitur HTML5 yang disupport? Caranya cukup mudah, pertama-tama pastikan komputer anda sudah terhubung dengan internet dan arahkan ke alamat web sebagai berikut : www.html5test.com. Lalu pada web tersebut kita akan mendapatkan hasil uji browser kita.

·         Apa tujuan dibuatnya HTML5?
1.      Fitur baru harus didasarkan pada HTML, CSS, DOM, dan JavaScript.
2.      Mengurangi kebutuhan untuk plugin eksternal.
3.      Penanganan kesalahan yang lebih baik.
4.      Lebih banyak markup untuk menggantikan scripting.
5.      HTML5 merupakan perangkat mandiri.

·         Apa saja Fitur HTML5?
-  Unsur kanvas untuk menggambar.
-  Video dan elemen audio untuk media pemutaran.
-  Dukungan yang lebih baik untuk penyimpanan secara offline.
-  Elemen  konten yang  lebih  spesifik, seperti  artikel, footer, header, navigation, section.
-  Bentuk kontrol form seperti kalender, tanggal, waktu, e-mail, URL, search.


·         Kelebihan HTML5?
1.      Dapat ditulis dalam sintaks HTML dan XML.
2.      Integrasi yang lebih baik dengan aplikasi situs pemrosesannya.
3.      Integrasi ('inline') dengan doctype yang lebih sederhana.
4.      Penulisan kode yang lebih efisien.
5.      Konten yang ada di situs lebih mudah terindex oleh search engine.

·         Kekurangan HTML5?

Namun, seperti hal biasa disetiap kelebihan pasti akan ada kekurangan. Dari sekian banyak kelebihan HTML5 yang tujuannya untuk menyempurnakan HTML4 namun pasti saja terdapat kekurangannya. Yakni karena HTML5 yang masih dalam pengembangan, tentu saja hanya terdapat beberapa browser saja yang mendukung HTML5. Dengan kata lain masih terdapat beberapa browser yang belum mendukung HTML5.